Logo
βŒ•
Menjadi Guru di Tengah Ketimpangan Kecerdasan
Beranda β€’ Artikel β€’ Wajah Pendidikan

Menjadi Guru di Tengah Ketimpangan Kecerdasan

Siti Sri Cahyani
Siti Sri Cahyani
@Siti Sri Cahyani
πŸ“ Wajah Pendidikan
πŸ‘οΈ 123 β€’ ❀️ 3 β€’ πŸ’¬ 1
⏱️ 5 menit
πŸ“… 29 Jan 2026
Ringkasan:
prinsip mengajar dengan membiarkan anak belajar adalah hal yang saya pegang sejauh ini. Saya percaya, ketika anak diberi ruang untuk belajar dengan caranya sendiri, mereka tidak hanya menjadi lebih pintar, tetapi juga tumbuh sebagai manusia yang utuh.

Salah satu hal yang kerap luput dibicarakan dalam dunia pendidikan adalah situasi ketika seorang guru berhadapan dengan murid yang lebih cerdas dari rata-rata kelas.

Pada awalnya, kondisi ini sering terasa menyenangkan. Ada kebanggaan tersendiri melihat anak didik mampu menangkap pelajaran dengan cepat, mengajukan pertanyaan yang tajam, bahkan sesekali melampaui ekspektasi kita sebagai pengajar. Namun seiring waktu, kegembiraan itu perlahan berubah menjadi kegelisahan.

Konten lengkap tersedia setelah login.

πŸ”’
Konten Terkunci
Lanjut baca? Login dahulu
Gratis. Dengan login Anda menghargai upaya dan memberdayakan penulis serta mendukung komunitas.
βœ… Baca full artikel tanpa blur
πŸ’¬ Bisa like & komentar
πŸ“Œ Lanjut baca tersimpan otomatis
Dengan masuk, Anda setuju Ketentuan & Kebijakan Privasi.
Iklan
Google Ads Improve
Google AdSense
❓ Tanya Jawab
Pertanyaan terkait artikel ini
Tanya
Belum ada pertanyaan. Jadi yang pertama πŸ˜„
Siti Sri Cahyani
@Siti Sri Cahyani
Penulis di Elbusirypedia. Fokus berbagi tulisan yang bermanfaat.


Info Pembaruan

Terbit: 29 Jan 2026
Diperbarui: 03 Feb 2026

Hak Cipta:
Artikel ini merupakan hak cipta dari Siti Sri Cahyani. Dilarang menyalin, memperbanyak, atau mendistribusikan artikel ini tanpa izin tertulis dari penulis. Β© 2026 Siti Sri Cahyani

Komentar (1)

Komentar terbuka
Login untuk menambahkan komentar.
Login
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama berkomentar!