Logo
βŒ•
Kebenaran yang Senantiasa Membelum

Kebenaran yang Senantiasa Membelum

Burhanuddin Elbusiry
Burhanuddin Elbusiry
@Burhanuddin Elbusiry
πŸ“ Filsafat Sehari-hari
πŸ‘οΈ 353 β€’ ❀️ 1 β€’ πŸ’¬ 0
⏱️ 1 menit
πŸ“… 24 Jan 2026
Ringkasan:
Di hadapan dunia yang sedemikian determinstik dewasa ini, keraguan bukanlah kelemahan, ia adalah tanda bahwa kita masih berpikir, masih manusia, dan masih bersetia pada martabat pencarian makna dan kebenaran yang senantiasa membelum dan tak mengenal kata sudah.

Barangkali beberapa di antara kita berkali-kali memastikan sesuatu yang seiring waktu, justru terbukti rapuh nan ringkih. Pun sebaliknya, keraguan yang terus dirawat dengan tanya, pada akhirnya mendapati bukti yang nyata. Di mayapada ini, hampir semua pencapaian prestisius dalam sejarah manusia bermula dari penasaranβ€”dari hasrat untuk membuktikan sesuatu, bukan dari kepastian yang mapan dan beku.

Ironisnya, kita kerap memastikan sesuatu yang belum terbukti. Ini kurang lebih sama dengan menolak sesuatu yang belum kita ketahui. Atau menilai kebenaran hanya dari apa yang tertangkap oleh indera, seolah yang tak kasat mata itu tidak layak didamba. Padahal, seringkali, yang menyentuh dan mengisi ruang batin terdalam kita bukanlah hal-hal material: bukan kekuasaan, kedudukan, kesuksesan spektakuler, atau popularitas, bahkan bukan pula doktrin yang sudah diterima dan diamini secara kolektif; melainkan tanya yang tak kunjung padam, petualangan, pencarian, penasaran, keharuan, keheranan, dan kekaguman yang senantiasa membelum di dalam diri.

Konten lengkap tersedia setelah login.

πŸ”’
Konten Terkunci
Lanjut baca? Login dahulu
Gratis. Dengan login Anda menghargai upaya dan memberdayakan penulis serta mendukung komunitas.
βœ… Baca full artikel tanpa blur
πŸ’¬ Bisa like & komentar
πŸ“Œ Lanjut baca tersimpan otomatis
Dengan masuk, Anda setuju Ketentuan & Kebijakan Privasi.
Iklan
Google Ads Improve
Google AdSense
❓ Tanya Jawab
Pertanyaan terkait artikel ini
Tanya
Belum ada pertanyaan. Jadi yang pertama πŸ˜„
Burhanuddin Elbusiry
@Burhanuddin Elbusiry
Penerjemah dan Pengampu Mata Kuliah Filsafat Timur di Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Al-Farabi, Malang.


Info Pembaruan

Terbit: 24 Jan 2026
Diperbarui: 03 Feb 2026

Hak Cipta:
Artikel ini merupakan hak cipta dari Burhanuddin Elbusiry. Dilarang menyalin, memperbanyak, atau mendistribusikan artikel ini tanpa izin tertulis dari penulis. Β© 2026 Burhanuddin Elbusiry

Komentar (0)

Komentar terbuka
Login untuk menambahkan komentar.
Login
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama berkomentar!